Pemprov Sulbar Usulkan Pemekaran Dinas Pertanian

Kadistan Sulbar, Ir.H.Tanawali,M.AP(batik coklat) bersama Karo Ortala Pemprov Sulbar, Masriadi Aco saat rapat pengusulan Perubahan Dinas Pertanian Sulbar,di Kemendagri(photo:repro)

BANNIQ.COM.Jakarta. Kewenangan pembangunan dan pengembangan potensi Dinas Pertanian di Provinsi Sulawesi Barat, yang meliputi urusan pertanian secara umum, termasuk urusan perkebunan yang saat ini masih satu unit pengelolaan yakni Dinas Pertanian, diusulkan untuk dimekarkan menjadi dua Dinas.

Usulan pembentukan Dinas Baru pemecahan dari Dinas Pertanian tersebut, dibahas di Kemendagri, Selasa(9/7/2018).Kadis Pertanian Sulbar bersama pimpinan OPD Pemprov yang terkait dengan urusan kelembagaan seperti Kepala Biro Ortala dan Kepala BKD, menyertai Gubernur Sulbar,Drs.H.Alibaal Masdar dalam rapat pembahasan usulan  Perubahan tersebut.

Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali,M.AP,Via WA, Selasa(10/7/2018) menguraikan bahwa berdasarkan Indikator skor lama pada pembentukan kelembagaan sebelumnya hanya berbobot 80 skor, namun usulan skor baru berubah menjadi 90 skor.Kemudian indikator teknis, dari skor 736 berubah menjadi 800 skoring.

Sementara untuk skoring jumlah APBD yang dimiliki Sulbar yang sebelumnya tidak cukup 2 Triliun, yang saat ini sudah berada pada nominal Rp.2 Triliun juga mengalami posisi skoring dari 10 menjadi 20.

” Berdasarkan indikator-indikator tersebut, maka sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016, Pemprov Sulbar dapat mengusulkan untuk dibentuk menjadi dua Dinas,” Terang Ir.H.Tanawali.

Indikator yang menjadi dasar pengusulan pembentukan dua Dinas rumpun pertanian secara luas Sambung Kadis yang Visioner ini, yakni indokator luasan lahan persawahan yang dialiri Irigasi sesuai kewenangan Provinsi yang sebelumnya seluas 40.546 Ha(nilai 16 poin) berubah sesuai data lahan pertanian yang digunakan saat ini meliputi lahan pertanian  Sulbar yang membutuhkan pengelolaan pertanian Sulbar yang membutuhkan pemenuhan kebutuhan air dalam budidayanya diusulkan lahan seluas 523.997 Ha(80 poin).

Masih Kata mantan Penyuluh Teladan Kabupaten Polman ini, Berdasarkan indikator dan Variabel yang mengalami beberapa perubahan poin dan skoring tentang pengelolaan Urusan Pertanian dan Pangan Sesuai PP 18 Tahun Tahun 2016 dan Permentan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Tugas dan Fungsi Dinas Urusan Pangan dan Dinas Urusan Pertanian Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota maka Dinas Pertanian Sulbar  akan dibagi menjadi  Dua Dinas .”   Alhandulillah, Insya Allah Januari 2019, Dinas Pertanian Sulbar  merujuk pada PP Nomor 18 Tahun 2016 dan Permentan No.43 Tahun 2016 akan terbagi dua yakni  DInas Tanaman Pangan , Peternakan dan Hortikultura dan Dinas Perkebunan Sulbar, tinggal menunggu pengesahan melalui Rapat Paripurba DPRD Sulbar, dan akan efektif berlaku pada bulan Januari 2019,” Pungkas Kadis yang kaya gagasan ini.(smd)

 

 

Berita Terkait: