Pemuda Tubo Desak Pemkab Majene Aktifkan Kembali Bis Sekolah,Refleksi Terhadap Lakalantas Yang Merenggut Nyawa Dua Siswi Di Tubo

Banniq.com.Majene

Refleksi atas kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) Selasa pagi,25/7 yang merenggut nyawa dua siswi salah satu Selolah Menengah di Desa Tubo Kecamatan Tubo Sendana, Pemuda Tubo Muh.Yusran mengirimkan Surat Elektronik Terbuka Untuk Bupati Majene,Fahmi Massiara, melalui Grup WA Orang Sulbar(OS),Rabu,26/7.

Ungkapan rasa prihatin Yusran atas Lakalantas di Tubo menyelinap diantara labirin kata dan aksara yang ditulis dengan hatinya yang turut merasakan perih orang tua dia siswi yang harus pergi untuk selamanya karena menjadi korban Lakalantas.” Manusia memang tidak mampu melawan takdir, tapi siswa otu  Menggunakan kendaraan roda dua saat berangkat mengenyam pendidikan adalah pilihan ke-dua bagi mereka, 70 % mereka tidak akan menggunakan kendaraan bermotor roda dua andai saja Bis Sekolah Aktif,” Ungkapnya.

Sebagai Kabupaten yang berjuluk Kota Pendidikan,semestinya kata Yusran Persoalan yang terkait dengan Sarana pendidikan seperti bis Sekolah yang sudah lama tidak beroperasi,hanya dengan satu alasanklasik persoalan bahan bakar. ” Bapak tahu tidak ?, Harga solar se samudera tidak sebanding dengan dua nyawa melayang begitu saja?” Katanya geram.

Masih kata Yusran,Bis Sekolah  yang ada di daerah Tubo  lebih sering terparkir begitu saja dibanding beroperasi karena persoalan Bahan Bakar.

Yusran juga mengingatkan Fahmi pada saat ia masih menjadi Calon Bupati setahun silam, Fahmi melontarkan segudang kalimat kepada masyarakat Majene agar memilih anda dan diantara kalimat-kalimat tersebut ada janji tentang sarana dan prasarana soal Pendidikan.

” Untuk itu, dengan segala hormat seluruh orang tua/wali siswa se Kecamatan Tubo Sendana  meminta agar Bis Sekolah  segera di aktifkan kembali,” Pungkasnya.(smd)

Berita Terkait: