Permohonan Izin Prinsip Pembangunan Stasiun SPBE PT ADS Akhirnya Diterbitkan Pemkab Polman

Banniq.Com.Polewali. Perjuangan Direktur PT Anugrah Djam Sejati Abdul Watif Waris dalam mengusulkan permohonan Ijin Prinsip Pembangunan Stasiun Bulk Elpiji (SPBE), Akhirnya membuahkan Hasil setelah Surat Izin Prinsip tersebut diterbitkan Dinas PTSP Kabupaten Polman, Senin (2/4/2018).

Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, dan hadirnya Ombudsman RI Sulbar, Senin 2 April 2018, Izin Prinsip Pembangunan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang saya mohonkan selaku Direktur PT Anugrah Djam Sejati, akhirnya “diterbitkan juga”—setelah hampir tiga tahun “tergantung” di Pemkab Polewali Mandar,” Ujar Watif Waris melalui akun Faceebook miliknya,Selasa (3/4/2018).

Ditambahkan Watif, Meski “tertatih-tatih” dan “terseok-seok” meperjuangkan hak sebagai warga negara, saya tetap menghaturkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Polman yang terkait, lebih khusus Bagian Pemerintahan Umum dan Dinas Perizinan (DPM PTSP) Polman yg telah menunaikan salah satu poin “tindakan korektif tertulis” seperti yang disarankan dalam LAHP Ombudsman RI, tertaggal 6 Maret 2018.

Dirinya berharap Semoga hal tersebut ¬†menjadi “pembelajaran” semua pihak Penyelenggara layanan Publik. Cukuplah PT ADS yang terakhir merasakan—dan kedepan tidak adalagi diantara kita merasakan bagaimana pedih dan getirnya menjadi korban Maladministrasi.

“Terima kasih yang dalam juga saya haturkan kepada segenap sedarah dan sejuang yang senantiasa memberikan do’a dan spirit yang membuat saya tak kehilangan asa,” Imbuhnya.

Meskipun telah diterbitkan izin Prinsip tersebut, masih Watif, tidak menghapus tindakan pelanggan Mal administrasi yang telah terjadi selama proses pengurusan surat uzin prinsip tersebut.” Meskipun telah terbit izin Prinsip Tersebut, namun tindakan Maladministrai yang terjadi selama proses pengurusan surat izin tersebut tetap diproses, Insya Allah Dalam waktu dekat Kami akan konprensi Pers terkait Izin Prinsip tersebut,” Pungkasnya (smd)

Berita Terkait: