Pihak Unsulbar Hanya Mengakui Sisa Hutang ke Hotel Villa Bogor Sebesar Rp.20 Juta

Banniq.com.Majene. Utang  Universitas Kebanggaan Sulbar, Unsulbar ke Pengelola hotel Villa Bogor Majene, rencananya akan dibayar hari ini,Kamis(8/3/2018).

” Insya Allah hari ini dibayarkan dinda, Jelas Kepala BAAK Unsulbar M.Dahri, Via WA, Kamis (8/3/2018)

Namun demikian kata Dahri, nominal sisa utang hanya berkisar Rp.20 Juta karena untuk kegiatan dimaksud sudah dibayar Rp.55 juta tahun Kemarin.” Sisanya kurang lebih 20 juta, sebagaimana kerjasama selama ini, Karena untuk kegiatan dimaksud sudah dibayar tahun kemarin Rp. 55 jt sesuai kesepakatan pak risal dan  pak Nasir,” timpalnya.

Namun jika belakangan ada selisih sebut Dahri perhitungan  utang kamar yang baru, kurang lebih 20 jt sebaimana kerja samax selama ini,”  Jadi seperti itu penjelasanx dinda,” Terangnya lagi.

Terkait hitungan pihak PRizal Sirajuddin sebagai Owner Hotel Villa Bogor yang mengkisarkan sisa  hutang Unsulbar sekira 28 juta, Dahri nyatakan akan nebgkonfirmasinya ke Keuangan Unsulbar.” Nanti di kompir teman-teman keuangan utang-Utablng apa yang tersisa karena pasti adaji buktinya  tamunya siapa,tangal berapa dan  siapa yang booking kan perlu juga pihak Unsulbar tau Biar sama-sama  jelas dan benar dinda,” Ujarnya mengakhiri chatnya.

Terpisah, Owner Hotel Villa Bogor Rizal Surajuddin, via Telfon,kamis(8/3/2018) juga mengakui bahwa pihak Unsulbar akan menyelesaikannya hari ini, namun tindakan penyelesaian utang tersebut kata Rizal nanti didesak baru mereka ingin selesaikan.” Hitungan kami sisanya Sekita Rp 28 juta, Mereka akan selesaikan hari ini, itu karena kami mendesak, ini kesannya tidak baik karena nanti didesak baru mau menyelesaikan,” Ujar Rizal.

Iyya juga menyesalkan tindakan pihak Unsulbar, yang mengadakan kegiatan di tempat lain katena terdangkut hutang di hotel miliknya, dari itu ia berharap untuk pihak segera puhak Unsulbar melakukan pembenahan Manajemen Keuanggannya.” Ada juga kesan yang tidak baik, mereka pergi mengadakan kegiatan di tempat lain, karena mereka masih terhutang di tempat kami, olehnya harapan saya ke depan harus ada pembenahan Manajemen Keuangan oleh Pigak Unsulbar,” Pungkasnya(*)

 

Berita Terkait: