Polda Sulbar Ciduk Sipir Rutan Matra Yang Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

rutan-pasangkayu

Banniq.com.Pasangkayu

Operasi bersih-bersih narkoba yang dilancarkan oleh Polda Sulbar, berhasil menjaring beberapa oknum aparat, termasuk diantaranya tiga sipir rumah tahanan (Rutan) Pasangkayu, Matra.

Kepala Rutan Pasangkayu Herman Anwar, membenarkan hal tersebut. Namun kata dia, pencidukan ketiga anggotanya itu awalnya sama sekali tidak diketahuinya, karena proses pencidukan  berlangsung disaat telah lepas jam kerja, dan posisinya pun berjauhan dengan Rutan.

Ia mengaku memang telah lama mencurigai ketiga sipirnya yang masing-masing bernama Sudirman, Irfan, dan Dedi tersebut. Namun saat tes urine yang dilakukan oleh pihak rutan beberapa waktu sebelumnya yang bersangkutan masing-masing tidak hadir.

Ia juga menyebut, bahwa satu diantara sipir yang ditangkap itu juga memang sudah dalam ancaman pemecatan karena, ia sudah sangat jarang berkantor.

” Saya jugakan baru empat bulan menjabat disini, jadi saya masih belum banyak mengetahui kondisi anggota saya, dan saya tidak tahu waktu ketiga anggota saya itu diciduk karena sudah diluar jam kerja. Tapi semenjak saya disini saya sudah buat komitmen dengan anggota saya bahwa mereka dilarang masuk kedalam blok (areal) tahanan untuk menghindari transaksi narkoba antara sipir dan tahanan “terangnya saat dihubungi via handphone, Selasa 1 November.

Meski ada tiga sipirnya yang telah diciduk terkait penyalah gunaan narkoba, Herman Anwar menjamin bahwa Rutan Randomayang bebas dari peredaran narkoba, dan bukan menjadi salah satu tempat sarang peredaran narkoba.

” Saya taruhannya, Rutan Pasangkayu bebas peredaran narkoba, karena saya telah membuat perjanjian dengan pegawai saya, dan mereka telah dilarang untuk memasuki blok tahanan” tegasnya mengulang. (joni/smd)

Berita Terkait: