Polda Tetap Komitmen Untuk Mengawal Demokrasi Tanpa Money Politik Di Sulbar

IMG-20170310-WA0013

Banniq.com Sulbar

Kiprah Polda Sulbar dalam mengawal Pilgub Sulbar 15 Februari lalu menjadi catatan penting yang patut diapresiasi oleh Seluruh Masyarakat Sulbar, pasalnya Polda yang baru berumur ┬ákurang lebih setahun tetapi sudah mampu mengukir prestasi dalam pencegahan perbuatan melawan hukum dalam proses pilgub, paling tidak Polda sulbar telah berhasil menguNgkap sekira 18 kasus Money politik, baik yang dijaring melalui OTT maupun laporan dari masyarakat.” Hanya dua Polda yang berhasil mengungkap kasus Money Politik dalam proses Pilgub, yakni Polda Gorontalo dengan dua kasus dan Polda Sulbar sebanyak 18 kasus, namun yang di proses di Gakumdu sebanyak 11 kasus,” Jelas Kapolda Sulbar,Brigjen Pol Nandang,MH di kegiatan Kopi Morning dengan Wartwan,di Mamuju Jumat,11/3.

Jauh hari sebelum Hari H pelaksanaan Pemungutan suara Kata Nandang, ia telah menyampaikan ke Kapolri, bahwa Sulbar adalah salah satu daerah paling rawan akan terjadinya Money politik, dan ternyata sinyalemen tersebut terbukti terjadi.Atas dasar itu,pihak Polda kata Nandang bertekad untuk mengawal perhelatan demokrasi di Pilgub Sulbar tanpa tercederai dengan politik transaksional money politik.” Kami telah mendeteksi sejak awal bahwa Dugaan money politik akan banyak dilakukan di Pilgub Sulbar ini, namun karena satu tekad untuk mengawal demokrasi tanpa transaksional di pIlgub Sulbar, jajaran kami bersama stakeholder lain secara bersama-sama mengantisipasi maraknya Mobey politik di Pilgub Sulbar,” Timpalnya.

Ia menambahkan bahwa Keberhasilan Polda dalam mengungkap Kasus Mobey politik di pilgub sulbar tak lepas dari peran masyarakat yang sudah semakin cerdas dalam menentukan pilihan terhadap calon pemimpinnya.Untuk itu masih kata Nandang, komitmen tersebut oleh Pilda tak akan pernah berubah khususnya dalam menghadapi Pilkada Di Mamasa, Polman tahun 2018 dan Pileg 2019.” Komitmen untuk mengawal denokrasi tanpa money politik Di Sulbar tetap akan kami laksanakan, baik menghadapi Pilkada Polman dan Mamasa tahun 2018 maupun pileg 2019, kami inginkan masyarakat cerdas memilih pemimpin ataupun wakilnya di DPRD, karena kasian orang yang berkompeten tidak dipilih karena tidak punya uang,sementara yang lain terpilih karena punya uang padahal dia tak berkompeten,”Pungkas Jendral Polisi berbintang satu ini(smd)

Berita Terkait: