Proteksi Lalu Lintas Barang Masuk dan Keluar Pelabuhan, 7 Instansi Bakal Sasar Pelabuhan Fery

Banniq.Com.Mamuju-Dalam rangka meningkatkan pengamanan dan penertiban serta menjamin kualitas barang yang masuk maupun keluar melalui pintu pelabuhan Kapal. oprasi besar-besaran akan dilaksanakan dengan menyasar Pelabuhan Ferry Simboro Mamuju Sulawesi Barat dengan melibatkan tujuh (7) intansi terkait,diantaranya Pihak Kepolisian Mamuju, karantina ikan (BKIPM), karantina petanian, pihak kehutanan, ASDP, Asa bandar dan ototiras Pelabuhan Ferry Mamuju.

hal itu diketahui saat badan karantina ikan pengendalian mutu (BKIPM) Mamuju mengelar Coffie Morning bersama dengan instansi terkait diPelabuhan Ferry Simboro Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) dan ditempat yang sama juga diagendakan penyerakahan Surat Keputusan (SK) Oprasi oleh Ketua Tim oprasi Mutu Akhmad Alfaraby kepada Wakapolsek Metro Uban Mamuju Akp.A.Chandra.Rabu (28/2/2018)

“selain membangun sinergiritas agenda ini juga sebagai langka kita nantinya khususnya kami dari BKIPM Mamuju akan menyampaiakn tugas-tugas kami dalam oprasi bersama yang akan kita lakukan nantinya.dengan harapan mengajak para pengusaha agar taat hukum dan aturan,tentunya yang berkaitan dengan tugas kami sebagai karantina ikan,untuk teman-teman dari instansi seperti pertanian dan kepolisian itu juga memiliki peran tersendiri, karantina pertanian akan mengawasi pada bagian hewan dan tumbuhan dan pihak kepolisian juga berkaitan dengan pengamana dan pengawasan barang-barang terlarang seperti Jenis Narkoba”ujar Abdul Rahman kepala instansi karantina ikan Mamuju (BKIPM)

Abdul Rahman juga mengungkapkan akan melibatkan tujuh (7)instansi dalam Oprasi mutu tersebut

“Nantinya oprasi ini kita akan fokuskan diPelabuhan Ferry Mamuju akan tetapi tidak menuntut kemungkinan kita akan sasar pelabuhan lainya yang ada diSulbar sebab itu juga merupakan pitu masuknya barang-barang yang membutuhkan pegawasan,upaya kami akan melibatkan 7 instansi terkait
yang tentunya juga dalam hal ini bersama-sama melakukan oprasi dengan harapan akan bedampak positif terhadap pelanggaran-pelanggaran yang biasa terjadi” Bebernya.

Ketua tim Oprasi Akhamad alfaraby ditempat yang sama mengatakan bahwa oprasi bersama ini lebih kepada mengecek kualitas barang bawan yang masuk dipelabuhan apakah sehat atau tidak

“oprasi ini merupakan sebuah himbauan kepada masyarakat bagaimana pentinggnya dan bukan untuk menghalagi barang bawaan masyarakat akan tetapi oprasi yang nanti kami akan lakukan ini lebih kepada mengecek barang bawaan bagaimana kualitas barang tersebut apakah barangnya gunakan dalam hal ini masih sehat atau tidak.dan kami tidak hanya memeriksa barang dari luar saja yang masuk kepelabuhan akan tetapi barang yang dari dalam yang mau keluar daerah pun kami periksa,untuk untuk menjamin dan menjaga keamanan serta ketertiban” Paparnya.
Wakapolsek AKP A. Chandara mengatakan sangat mendukung adanya kegiatan oprasi tersebut terutama untuk menjaga kemanan dan siap membantu dalam oprasi tersebut

“kami dari kepolisian sangat mendukung oprasi tersebut utamnya demi menjaga ketertiban dan keamanan kita,kami dari kepolisian siap memberikan masukan ketika terdapat ada kejangalan yang ditemukan dilapangan nantinya,sinergiritas kerja ini tentunya akan sangat membantu dalam proses perubahan yang baik,kami akan terus mendorong oprasi ini,jangan mengurangi semangat kita dalam menjalangkan aturan,kami akan turut serta membantu oprasi ini sebagai bentuk kepedulian kami” Terangnya.

Pada kegiatan Coffie Morning terbut juga berlangsung kegiatan Sosialisasi Tugas karantina ikan pengendalian mutu dan kemanan hasil ikan dan peraturan menteri kelautan dan perikanan larangan tangkap lobster/kepeting/rajungan,yang diagendakan oleh Stasiun karantinan ikan pengendalian dan keamanan hasil ikan mamuju (nhr/s))

Berita Terkait: