Proyek Revitalisasi Pantai Pasangkayu Rampung Akhir Tahun

Banniq.Com.Pasangkayu

Proyek revitalisasi pantai Pasangkayu, Mamuju Utara, akan rampung akhir tahun 2017 ini. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 30 miliar dari APBN ini akan menjadi ikon baru di kota Pasangkayu dan menjadi area publik yang bisa digunakan sebagai saran rekreasi sekaligus olahraga.
Saat mengunjungi lokasi proyek hari Senin, 30 Oktober 2017, Bupati Mamuju Utara Agus Ambo Djiwa, mengemukakan, di areal ini akan terdapat sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung seperti areal untuk berjalan kaki dan joging, sejumlah lapangan olahraga seperti lapangan bola voli dan bola basket, juga ada area kuliner. Agar tampak asri, maka areal ini juga dilengkapi taman bunga.
“Pantai ini akan tampak indah dan menarik dengan adanya sejumlah fasilitas. Dalam bayangan saya, pantai ini akan dijadikan mirip dengan pantai di Singapura supaya berbeda dengan yang ada di daerah lain di Indonesia. Mudah-mudahan bisa terealisasi karena saat ini tengah dikerjakan secara bertahap. saat ini, areal yang dibangun sekitar 789 meter. Total panjang pantai ini hampir 3 kilometer. Secara bertahap akan kita bangun semua,” jelas Agus.
Menurut Agus, dari total anggaran Rp 30 miliar yang dikucurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) terbagi dalam dua tahap yakni Rp 15 miliar untuk tahap pertama tahun 2017, lalu Rp 15 miliar untuk tahap berikutnya tahun 2018.
“Tapi, kalau tahap pertama sudah rampung, kawasan ini sudah bisa dinikmati karena bagian-bagian penting sudah selesai. Untuk tahap keduanya sisanya saja. Pihak pelaksana proyek menargetkan tanggal 18 November sudah selesai. Jadi, perayaan malam tahun baru 2018 sudah bisa dipusatkan di sini, sekaligus launching perubahan nama Kabupaten Mamuju Utara menjadi Kabupaten Pasangkayu,” ungkap Agus.
Ketua DPD PDIP Sulbar ini menambahkan, untuk melengkapi fasilitas di kawasan ini, maka akan dibangun sebuah musolah di bibir pantai. Agar selain berwisata, masyarakat juga bisa beribadah jika berkunjung ke tempat ini.
“Nanti ada musolah juga di sini supaya orang yang datang juga bisa sekaligus beribadah kalau waktu Sholat tiba. Nanti dipikirkan bagaimana desain musolah itu. Mungkin dibutuhkan anggaran sekitar 5 miliar untuk pembangunan musolah itu. Tahun depan mudah-mudahan anggarannya bisa kita perjuangkan,” kata Agus.
Untuk mendukung proyek peningkatan kawasan Pantai Pasangkayu melalu dana APBN, ini maka Pemkab Matra juga menganggarkan pembangunan lansekap di sekita kawasan tersebut sebesar Rp 5 miliar.
“Untuk mendukung agar lebih cantik dan , maka kita anggarkan sendiri lansekapnya melalui APBD. Nantinya akan rampung bersamaan akhir tahun ini,” ujar Agus.
Kegiatan peningkatan kawasan pantai Pasangkayu yang sumber dananya berasal dari APBN 2017 total nilai kontraknya Rp 14,043 M dikerjakan selama 180 hari kerja dimulai dari tanggal 19 Mei 2017. Proyek ini dikerjakan oleh PT Tahta Pratama Sejati.
Sedangkan proyek pembangunan lansekap pantai Pasangkayu yang sumber dananya dari APBD 2017 nilai kontraknya adalah Rp 5,595 M dengan masa kerja mulai 3 Agustus hingga 30 Desember 2017. Proyek ini dikerjakan oleh PT Alam (smd)

Berita Terkait: