Ratusan Masyarakat Kaeli Tado, Bakar Rumah Di Areal HGU PT Mamuang

m2u01427_avi1_canopus_dv_pal_0001

Banniq.com.Pasangkayu.

Sengketa lahan perkebunanan kelapa sawit tak kunjung selesai, ratusan masyarakat adat kaili tado membakar rumah diblok c26 areal Hak Guna Usaha (HGU) Pt. Mamuang  kecamatan pasangkayu, kabupaten mamuju utara  provinsi sulawesi barat. Kekesalan masyarakat adat kaili tado ini dipicu saling klaim sebagai pemilik lahan diareal HGU PT.Mamuang.

Kekesalan masyarakat adat karena merasa laporan polisi dan laporannya ke pemerintah tak digubris dan haknya di rampas oleh sejumlah oknum preman memuncak hingga berbuntut ke pembakaran rumah diatas areal sengekata di blok c26 hgu pt mamaung, akibatnya satu rumah tinggal ludes dibakar massa.

Masyarakat yang mempersenjatai diri masing – masing dengan parang panjang sempat terlibat aksi kejar kejaran dengan sejumlah oknum preman diareal perkebunan kelapa sawit milik pt mamuang.

Walau sempat tegang dan terlibat aksi saling kejar kejaran dengan menggunakan parang panjang, dalam aksi trsebut tidak ada korban jiwa namun satu rumah ludes dibakar massa, selang beberapa saat kemudian polisi dari polres mamuju utara tiba dilokasi dan mengamakan kedua belah pihak yang bersengketa.

Kohe  Ketua adat  kaili tado yang dikonfirmasi mengatakan, “masyarakat adat yang bergabung dari dua desa yakni desa bonemarawa dan desa mbulawa turun kelapangan mengambil paksa areal perkebunan, dengan tujuan pemerintah dan pihak kepolisian dapat segera menyelesaikan konflik lahan yang terjadi antara oknum preman dengan masyarakat adat, tegasnya. (Smd/joni)

 

 

 

Berita Terkait: