Rumkit Bayangkara Hoegeng Imam Santoso Mamuju Siap Beroperasi

Banniq.Com.Sulbar. Jelang pengoperasian  Rumah sakit Bayangkara Imam Santoso Mamuju, yang akan dilaksanakan Senin(16/4/2018), Polda Sulbar yang disertai Kepala Rumah Sakit Bayangkara Jakarta, Brigjen Pol dr.Didi Agusmintadi,S.PjP, Pihak PT Kimia Farma dan direktur serta pengelola Rumah sakit Bayangkara Makassar, menggelar Pressconference, Minggu malam(15/4/2018) di Hotel D Maleo Mamuju.

Di hadapan puluhan Awak media cetak,elektronik dan Online, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs H.  Baharuddin Djafar berharap kehadiran Rumah sakit Bayangkara Mamuju menjadi sarana pelayanan kesehatan untuk masyarakat Sulbar, dengan pengelolaan yang profesional dan transparan” Kita berharap kehadiran Rumah Sakit Bayangkara Mamuju  berperan maksimaĺ untuk memberi  Pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulbar, dan nantinya Manajem Rumah sakit ini akan dikelola secara profesional dan transparan ,” Ungkapnya.

Ia menambahkan penamaan Rumah sakit Bayangkara Mamuju dengan Nama Hogeng Imam Santoso,berdasarkan petunjuk dari Kapolri Jendral Tito Karnavian.” Kenapa dinamakan Rumah Sakit Hogeng Imam Santoso, ini petunjuk dari Kapolri, Hoegeng Imam Santoso adalah Mantan Kapolri yang ke 5,” imbuhnya.

 Sementara Direktur Rumkit Bayangkara Jakarta, Brigjen Pol dr.Didi Agus Mintadi,SP.jP mengatakan Rumah sakit Bayangkara Mamuju sebagai Rumah sakit Polri tingkat 4 diharapkan dapat terus berkembang di masa yang akan datang.” Meskipun Tingkatan Rumah sakit bayangkara Mamuju, baru tingkat 4 namun kita berharap ke depan akan makin tumbuh dan akan dapat menjadi Rumah sakit tingkat 3 baik dari segi prasarananya maupun kapasitas pengelolaannya, seperti Rumah sakit Bayangkara Kramat Jati Dulunya hanya memiliki 1600 karyawan tetapi setelah 5 tahun berkembang menjadi 2700 karyawan, kami berharap Rumah sakit Bayangkara Mamuju juga demikian,” Harapnya.

Dari Aspek pembangunan Rumah sakit Bayangkara Mamuju yang dimulai sekitar bulan Juli tahun lalu, Kabid Dokkes Polda Sulbar, AKBP dr.Syamsul Bahar, menjelaskan rincian anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan rumah sakit tersebut.” Sejak dibangun pertama Bulan Juli tahun 2017 lalu, Anggaran yang telah digunakan untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit ini sekitar Rp.97.M, yang berasal dari berbagai sumber seperti APBN, bantuan  Provinsi Sulbar, bantuan Pemkab Mamuju dan bantuan  CSR perbankan seperti BRI,” Paparnya.

Kemudian untuk memastikan pasokan ketersediaam obat di Rumah sakit Bayangkara Mamuju, pihak PT Kimia Farma sebagai salah satu pihak yang akan membantu dalam mendukung   ketersediaan obat di Rumah Sakit Bayangkara Mamuju.” Insya Allah PT Kimia Farma akan mendukung ketersediaan obat di Apotik Pelengkap Rumah Sakit Bayangkara Mamuju, outlet Apotik kami di RS dr wahidin dan RS Unhas Makassar siap mendukung ketersediasn obat di Rumah sakit Bayangkara Mamuju,” Beber Bussines Manager Area PT Kimia Farma Apotik Makassar, Tri kurniawan.

Sesuai jadwal Soft opening Rumah sakit Bayangkara Imam Santoso Mamuju akan dilaksanakan hari Senin, 16 April 2018, dihadiri Irwasum Polri, Kapolda dan Gubernur Sulbar di Lokasi RS Bayangkara Mamuju,(smd)

Berita Terkait: