Satker Bangkim Sulbar Kembali Akan Benahi Kawasan Kumuh Perkotaan dan Pedesaan TA 2018

 

Keterangan photo: Ka.Satker Pengembangan Kawawsan Pemukiman(Bangkim) Sulbar,Ir.Noormansjah Wartabone,.M.Si(photo: Smd)

Bannniq.Com.Sulbar

Pembenahan kawawsan kumuh perkotaan dan pedesaan secara intens dulakukan oleh Lembaga Teknis seperti Dinas PU fan Dunas Perumahan Dan kawawsan Permukiman untuk tingkat Daerah, kemudian untuk anggaran yang bersumber dari APBN penanganan Kawasan Kumuh perkotaan dan Perdesaan dilaksanakan oleh Direktorat Hendral Cipta Karya Kemen PUPR, melalui Satker Bangkim Provinsi.

Untuk Tahun anggaran 2018, Satker Bangkim Sulbar telah mengusulkan sekira 30 Miliar Anggaran untuk pembangunan dan pembenahan Kawawsan Kumuh perkotaan dan Perdesaan di Sulbar.Jumat(3/11/2017), Kepala Satker Bangkim Sulbar kepada Laman ini, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan Sekira 30 Miliar ke Kemen PUPR untuk mendanai pembangunan dan pembenahan kawasan kumuh perkotaan dan perdesaan di Sulbar.” Berdasarkan hasil koreksi dan pengurangan anggaran yang kita usulkan, untuk Satker bangkim TA 2018 ada sekira  30 Miliar anggaran untuk pembangunan dan pembenahan kawawsan kumuh perkotaan dan perdesaan,” Jelasnya.

Titik kawasan dan pengembangan tersebut sebut Noormansjah, meliputi beberapa tempat di daerah Kabupaten di Sulbar,Seperti di Lingkungan Kasiwa untuk Kabupaten Mamuju, Pangaliali untuk Kabupaten Majene,Topoyo dan Tobadak untuk Kabupaten Mamuju Tengah.Tiga Kabupaten lainnnya yakni Polman,Mamasa dan Matra tidak menjadi lokasi pengembangan karena Ketiga Kabupaten Polman terkendala pembebasan lahan,Kemudian Matra dan Mamasa masuk wilayah pengembangan strategis nasional.” Tahun 2018 nanti, hanya ada tiga Kabupaten sebagai wilayah pembangunan dan pembenahan,yakni Mamuju,Majene dan Mateng, Kemudian Polman tidak masuk wilayah pengembangan karena terkendala pembebasan lahan, kemudian Mamasa dan Matra tidak wilayah pengembangan karena dua daerah tersebut masuk kategori Kawawsan pengembangan Starategis Nasional,” Pungkas Lelaki paruhbaya Asal Gorontalo ini(smd)

 

 

Berita Terkait: