Satukan Visi Dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba,Polda Dan BNN Gelar Rakor

20161012_100944

Banniq.com.Sulbar

Upaya penanggulangan penyalahgunaan Narkoba secara terpadu para pihak yang terkait seperti Polda Sulbar,BNP Sulbar Serta Pemprov Sulbar, secara intens dilakukan  di Sulbar.seperti halnya di Auditorium Kantor  Gubernur Sulbar, Rangas Mamuju,Rabu.13/10,Polda dan BNP Sulbar menggelar Rakor Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba, Dihadiri Kapolda Sulbar,Brigjend(Pol) Lukwan Wahyu Hariyanto,S.IK.SM.MH, Gubernur Sulbar H.Anwar Adnan Saleh, Wagub Ir.H.Aladin S.Mengga, Sekprov Drs.Izmail zainuddin dan pimpinan SKPD Pemprov Sulbar serta Perwura Utama Polda Sulbar dan Pegawai BNP Sulbar,serta Siswa Suswi SMA Se Sulbar.

Ketua Panitia, Kombes Kurniadi,S.IK;SH;MH dalam pengantarnya mengatakan bahwa pada hakekatnya Rakor terpadu yang dilaksanakan oleh Polda,BNP dan Pemorov Sulbar bertujuan untuk membangun visi yang sama antar institusi terkait dalam hal penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba, selain itu Rakor tersebut juga dimaksudkan untuk membicarakan dan membahas tentang cara penanggulangan dan penyalahgunaan barkoba secara efektif dan Efesien.” Rakor ini diharapkan kepada para puhak terkait untuk membangun visi yang sama dalam penanggulangan pentalahgunaan Narokoba di Sulbar, juga dalam rakor ini kita akan bahas bagaimana cara pebanggulangan penyalahgunaan Narkoba secara efektif dan Efesien,” Ujar Dir Narkoba Polda Sulbar ini.

Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjen(Pol) Lukman Wahyu Hariyanto,S.IK;SH;MH. Saat mempresentasekan makalahnya, mengatakan bahwa dalam pengkajian dan pendalaman terhadap Peredaran Narkoba Di Sulbar.Ada dua jalur peredaran Narkoba ke Sulbar yakni melalui Polewali yang beradal dari Makassar dan Enrekang.Kemudian untuk Petedaran kedua yakni dari Tawau neljnradi kAltim Masuk di Mamuju( Budong-budong) dan disuplai Ke Matra.” Jalur peredaran narkoba ke Sulbar Dari Makassar, Enrakang masuk Polman, kemudian dari Tawau melalui Kaltim masyk Ke Mamuju Tengah( Budong-budong kemudisn disuplai ke Matra,” Terang Lukman.

Kemudian untuk penanggulangan Narkoba di internal Polda Sulbar dan Polres Se Sulbar Kata Lukman pihak Polda Sudah melakujan tes urine kepada anggota Polds dan Polres Se Sulbar.” Dari hasil tes tersebut  ada 30 anggota  kami terbukti positif gunakan narkoba, Sebagai Kapolda saya Malu tapi kami memberikan tindakan tegas terhadap mereka,” Timpal Lukman.

Kemudian untuk penanggulangan terpadu, Pihak Polda telah berkordinasi pada instansi terkait dalam hal evaluadi terhadap Apotik dan Toko Obat di Sulbar terutama di Mamuju, fakta di Lapangan kata Lukman, ada bebetapa dark toko obat atsu apotik tetsebut yang tidak miliki apoteker.

Selain itu madih kata Lukman pihaknya juga setiap saat nemantau tempat-tempat yang biasa digunakan anak-anak muda kumpul seperti di taman-taman Kota,” Di tempat-tempat ini  kami biasa temukan sisa bungkusan obat batuk Komiks dan Kratingdaeng,ini patut kita waspadai,” Pungkas Lukman.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulbar,H.Anwar Adnan Saleh, menilai bahwa kondisi Sulbar terkait Narkoba sudah berada dalam kondisi Darurat Narkoba. Olehnya Ia berharap ke depan pemprov untuk menambah anggaran dalam hal penanggulangan Narkoba Sulbar.Kemudian di lingkup pemprov jika ada pegawai yang terlibat narkoba Anwar tidak segan-segan untuk memecat sebagai PNS.” Jija ada PNS pemprov Sulbar yang terlibat narkoba pasti saya pecat,” Demikian Anwar( samad).

 

 

 

Berita Terkait: