Seleksi Calon Direktur Perusda Sulbar Libatkan Tim Pakar Dan Psikolog Ternama

Banniq.com.Sulbar

Pengisian jabatan Direktur untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Sulaweis Barat mulai diseleksi, Sabtu, 12/8, bertempat di ruang pertemuan Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, delapan orang mengikuti proses seleksi, yang dimulai dengan tes psikologi oleh tim psikologi UNM dan tes wawancara.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar yang memantau seleksi tersebut menyampaikan, seleksi calon Direktur  perusahaan daerah tersebut diikuti delapan putra daerah Sulbar dengan tujuan untuk membangun kembali perusahaan daerah guna membantu Pemprov meningkatkan PAD Sulbar.
“Banyak hal yang dapat meningkatkan PAD kita, misalnya migas,   sektor pariwisata dan sektor perkebunan. Untuk itu, Perusda harus dikelola dengan baik  dan  dan membantu Pemprov dalam mengembangkan potensi yang ada, sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” ungkapnya

Ditambahkan, bahwa  untuk  membangun  Sulbar, banyak potensi yang bisa digenjot  dan dikembangkan dan  tentunya bisa maksimal bila disuffort oleh perusda. Untuk itu, sebut ABM harus dikelola melalui Perusda,sesuai Tupoksinya.
“Untuk Menjalankan Visi misi Kami Di Pilgub dulu kami butuhkan keterlibatan Perusda untuk mengelola dan mengembangkan potensi yang ada dalam rangka Peningkatan PAD,” Imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala Biro Tapem, Drs.H.Abd. Wahab menegaskan bahwa   pelaksanaan seleksi calon Direktur Perusda melibatkan tim Psikolog dari UNM dan tim dari Jakarta yakni Ketua KPPU Syarkawi Rauf dan Deputi LAN RI  Prof.Dr., Idris,DP yang keduanya Putra Sulbar.
“Dari semua permohonan yang masuk, semua berkesempatan dan punya kapasitas untuk mengelola perusda. Mudah-mudahan dari seleksi ini kita bisa menghasikan orang yang tepat. Kita tunggu hasil dari timsel dan arahan Gubernur,”Urai Akumni STPDN ini
Untuk itu, sebut  Wahab, dari hasi seleksi dan pengisian Direktur Perusda kelak, Pemprov sangat berharap Perusda bisa membantu  mempercepat pembangunan Sulbar, dan diharapkan betul-betul bisa mengambil peranan untuk ikut memajukan daerah sesuai dengan program dan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar.

Ketua timsel psikologi dari UNM, Prof. Jufri menyampaikan, menerangkan dari hasil seleksi ini, akan menyaring mereka yang telah mendaftar dan telah mengikuti seleksi dan nantinya akan ditentukan  siapa yang dianggap memiliki kompetensi untuk melaksanakan   pekerjaan pada jabatan yang ditawarkan.

Untuk pengerjaan tesnya, kata Jufri, tes dan sebagainya menggunakan durasi waktu yang tidak sama, hanya petunjuk yang disampaikan di setiap instrument serta diberitahukan waktu untuk memulai dan waktu untuk berhenti mengerjakan tes tersebut.
“Karena hal ini menjadi tolok ukur tentabg sejauh mana mereka mempunyai daya tangkap terhadap informasi, di sisi lain  mereka dituntut menggunakan waktu secara efektif dan  efisien serta  tetap fokus dan berkonsentrasi secara maksimal,”Pungkasnya (hms/fd/s)

Berita Terkait: