Selesaikan Masalah Area Instalasi Ternak Beroangin, Para Pihak Hasilkan 4 Poin Keputusan

BANNIQ.COM.Polewali.Area pengembangan Instalasi Pembibitan Ternak(IPTU) dan Hijauan Pakan Ternak (HPT) di desa Beroangin Kecamatan Mapilli, Kab.Polewali Mandar yang belakangan menimbulkan riak menyusul klaim kepemilikan oleh Warga atas area tersebut, meskipun Dokumen Dinas Kehutanan Sulbar menyatakan kawadan tersebut sebagai Kawasan Hutan Produksi terbatas(HPT) sejak tahun 1982.

Meskipun demikian, Distan dan Dishut Sulbar tetap melakukan upaya persuasif serta mendengar aspirasi warga yang ada di kawasan tersebut.Berbagai pertemuan telah digelar dengan para pihak, pemerintah dan masyarakat yang di mediasi oleh Polres Polman, melalui Wakapolres.

Pertemuan terakhir, digelar Sabtu (8/12/2018) yang dihadiri masing-Kadistan, Kadishut Sulbar,Wakapolres Polman, Kabid Peternakan Distan Polman, Kades Beroangin dan Tokoh Masyarakat Beroangin.

Pertemuan tersebut hasilkan beberapa keputusan/rekomendasi antara lain;

1.Kepada pihak yang menolak pembangunan instalasi Ternak unggul (IPTU) dan Hijauan Pakan Ternak (HPT) agar dilakukan pendataan nama-namabya oleh Kades Beroangin dan membust surat pernyataan penolakan.

  1. Penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan untuk penyediaan tanah obyek reforma Agararia(TORA) menunggu terbutnya persetujuan dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

  2. Pembukkaan palang jalan masuk ke lokasi IPTU, dan HPT akan dikoordinir Kades Beroangin bersama-sama bapak Ruben sebagai wakil/tokoh masyarakat dengan dibantu pihak kepolisian.

4.Penyelesaian terhadap tuntutan hak-hak klaim kepemilikan tanah dilakukan secara teknis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku yang mengatur tentang ganti rugi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Sulbar,Ir.H.Tanawali,MMA berkeyakinan akan selesainya masalah area IPTU dan HPT di Beroangin dengan sebaik-baiknya.” Saya Haqqul yakin masalah ini akan kita selesaikan secara bersama-sama dengan sebaik-baiknya,” Pungkas Mantan Penyuluh Pertanian ¬†Andalan Nasional di era 90an ini.|smd

 

 

 

 

Berita Terkait: