Syahrir Orasi Di Kampanye ABM-Enny, Seribu Tanya Dan Risau Mengejewantah

fb_img_1480166968669
Keterangan: Ketua Dewan Pembina Partai Perindo Sulbar, yang juga tokoh sentral Perjuangan Pembentukan Provinsi Sulbar, Drs.H.Syahrir Hamdani, saat Orasi pada Kegiatan Kampanye Terbatas ABM-Enny di polewali(photo: samad)

Banniq.com.Polewali

Ada banyak tanya, ada banyak kerisauan, bahkan ada ketakutan dari Keluarga, teman, kerabat dan bahkan dari lawan yang tidak sehaluan secara politik ketika Syahrir Hamdani, sebagai tokoh sentral pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, Akademisi dan politisi, ketika tokoh ini melakukan satu pergerakan.

Seperti halnya ketika Dosen Ilmu Politik ini hadir dan berorasi di kegiatan Kampanye terbatas Pasangan ABM-Enny di Polewali pekan ini.Banyak kalangan,baik teman, kerabat, berkomentar tentang motivasi hadirnya Syahrir di kampanye tersebut.

Menanggapi hal ini, dalam Akun Faceebooknya, Sabtu,26/11, suami Nayasari ini menyatakan bahwa kehadirannya di kegiatan kampanye tersebut secara politik adalah hal yang sangat lumrah.” Saya cermati komentar yang mencuat, terkait kehadiran saya sekaligus berorasi di kegiatan Kampanye ABM-Enny, saya hadir di sana karena saya Ketua Dewan Pembina Partai Perindo Sulbar sejak Agustus 2015, Dan Perindo mendukjng Paslon ABM-Enny di Pilgub 2017,” Terang Mantan Ketua Pokja KAAP Sulbar Polmas  ini.

Karena itu,  masih kata Syahrir sy selaku Ketua  Dewan  Pembina  DPW Partai PERINDO Sulbar wajib melaksanakan  Keputusan DPP Partai  PERINDO.” Kalau di Probolinggo Ada Kanjrng Taat Pribadi, Di Sulbar Ada Syahrir Hamdani Taat Partai,” Ujarnya berkelakar

Ketaatan atau konsistensi sikap politik yang dijalankan kata Syahrir relevan dengan materi politik yang selama ini dijalankan. ” Sampai semester  tahun ini, , saya langganan mengajar Mata Kuliah Pemilu Dan Partai Politik, .apa yang saya ajarkan garys sejalan dengan sikap politik saya, jija tidak pasti Mahasiswa yang saya ajar pasti mentertawakan saya,” Imbuh Ayah Dari Citra Nayasari ini.
Komen lainnya kata Syahrir terkait keterlibatan durinya dalam kampanye Padandan ABM-Enny, ada yang sampaikan untuk keluar partai. Namun Mantan Pemimpin Umum Tabloid Mandar Pos Ini menanggapinya secara bijak bahwa setiap pengurus partai bisa saja meninggalkan partai dengan alasan yang tepat.” Keluar dari partai boleh boleh saja , termasuk bisa terjadi pada saya, tapi kalau saya keluar dari partai hanya untuk kepentingan Pilgub Apa Kata Dunia?”  Pungkasnya (smd)

Berita Terkait: