Tanggulangi Dampak Banjir DAS Sungai Rongkong,BPBD Lutra Rakomtek dengan Pihak BBWS Makassar

Rapat BPBD Lutra dan BBWS Pompengan  Jeneberang Makassar membahas penanggulangan Dampak Banjis DAS Rongkong(Photo:Jalil)

BANNIQ.COM. Luwu Utara– guna  menanggulangi bencana banjir,  khususnya dampak banjir yang kemungkinan bersumber dari Daerah Aluran Sungai (DAS) Rongkong, BPBD Kabupaten Luwu Utara telah melakukan berbagai langkah dan upaya melalui pihak terkait kepada pihak terkait seperti BNPBPusat, salah satunya berkordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengang Jeneberang Makassar,

” Untuk menanggulangi dampak banjir khususnya pada DAS Rongkong
pada hari kamis kemarin, 28 Juli kita lakukan  rapat di Ruang Rapat Kantor BBWS Pompengan Jeneberang Makassar kami melaksanakan Rapat Komisi Teknis (Rakomtek).” Terang  Kadis BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri WA jum’ at (29/06/2018)

Rapat tersebut kata Alauddin, dipimpin oleh Kabid Ops BBSW Pompengan/Jeneberang  Il Ir. Rini S. Harun, Sp.I.selaku ketua tim yang didampingi beberapa anggota tim antaranya,  Zainal Arifin , SST. M.Si

Alauddin melanjutkan, bahwa rapat tersebut, kepada Kadis PUPR dan Kalaksa BPBD Kabupaten Luwu Utara dijelaskan tentang langkah langkah penanganan banjir dan penanggulangan dampak banjir oleh Balai dan proses proses yang harus dilakukan
dalam penanganan dampak banjir sungai Rongkong.

“Terkait rekomendasi yang diusulkan BPBD kabupaten Luwu Utara untuk pengelolaan Dampak Banjir Sungai Rongkong, pihak BBWS pompengan Jeneberang sebagai Lembaga yang berwenang, untuk mengelola,  menegaskan bahwa rekomendasi yang
dimohonkan tersebut jawabannya, akan diberikan dalam waktu paling lambat seminggu dari rapat komisi ini.”jelas Alauddin.

Disebutkan pula oleh dia, terkait untuk permohonan ke BNPB pusat, spot penanggulangan dampak banjir yang dimohonkan ke pihak BNPB sejak tahun 2016 lalu tersebut adalah spot tebing Desa Sabbang (sisi barat searah jembatan sabbang), Spot
tebing Desa Pengkedekan Kecamatan Sabbang dan Spot Tebing Desa Beringin Jaya

”  Upaya teknis penanganannya akan selalu dikonsultasikan kepada pihak BBWS Pompengan Jeneberang.” Pungkasnya.(jal/s)