Terkait Belum Dibebaskannya Lahan Akses Jalan ke Lokasi Pembangunan MAN IC Sulbar, Karo Tapem Angkat Bicara

Kepala Biro Tapem Pemprov Sulbar, Drs.H.Abd.Wahab Hasan Sulur(photo:repro)

BANNIQ.COM.Sulbar. Pembangunan MAN Insan cendikia (IC) Sulbar  di Le’beng kecamatan Kalukku, yang masih terkendala akses jalan menuju ke lokasi  Areal sekolah yang berpredikat unggulan tersebut, mengingat lokasi tanah akses jalan masuk belum dibebaskan oleh Pemprov Sulbar.

Menanggapi hal ini, Kepala Biro Tapem Pemprov Sulbar, Drs.H.Abd.Wahab Hasan Sulur, Rabu(13/11/2018) menjelaskan bahwa persoalan belum dibebaskannya tanah untuk akses jalan ke lokasi pembangunan MAN IC tersebut, tinggal menunggu pengkajian dari Tim Apraisal, yakni Tim independen dan profesional yang akan mengkaji nilai pembebasan tanah tersebut.

Dari awal kami kan sampaikan bahwa memang prosedurnya sudah seperti itu, Kami tidak akan bertindak sebelum ada hasil kajian dari tim Apraisal, merekalah yang akan menentukan nilai dan harga pembebasan tanah tersebut, mengenai anggaran kami sudah siapkan tetapi itu tadi, pembayaran baru bisa dilakukan bila sudah ada hasil kajian dari tim Apraisal,” Terang Awa, sapaan karib Abd.Wahab.

Dia menerangkan lebih jauh tentang luasan tanah akses jalan tersebut yakni panjang sekira 2 KM dan lebar 5 meter, dan Awa mengakui bahwa pak Gubernur sudah memerintahkan untuk segera membebaskan tanah tersebut setelah ada hasil dari Tim Apraisal.

” Pastilah kami bebaskan nanti apalagi memang  pak Gubernur sudah menerintahkan ke saya untuk segera membebaskan lahan tersebut, sekali lagi kita bersabar menunggu hasil kajian dari tim Apraisal, karena kita mengikuti prosedural seperti itu, beda provinsi lain misalnya DKI yang menggunakan standar NJOP,” Imbuhnya.

Masih kata Awa, selain aspek pembebasan lahan akses jalan ke sekolah tersebut, sambung Awa, Hal.lain yang perlu diperhatikan adalah desain menyeluruh pembangunan sekolah tersebut.

“yang patut juga dipersiapkan yakni desain menyeluruh pembangunan sekolah tersebut, mulai  dari infra struktur meuju sekolah maupun konstruksi dari Sekolah itu sendiri, ini juga sejak awal harus disertakan sebelum pelaksanaan pembebasan,” Pungkasnya.(smd)

Berita Terkait: