Tim Buser Polres Pasangkayu Bekuk Pelaku Curas, Satu Diantaranya Didor, karena Melawan Petugas

Salah satu Peaku Curas yang dibekuk Tim Buser Polres Pasangkayu(photo:Jbt)

BANNIQ.COM.PASANGKAYU, – Tim Buser Polres Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan Curas) , satu diantaranya terpaksa ditembak Tim Buser Polda Sulbar karena mencoba melawan saat hendak di tangkap polisi.

Terungkapnya kasus pencurian dengan kekerasan ini setelah Tim Buser Polres Mamuju Utara bersama dengan Tim Gabungan dari Polda Sulawesi Barat melakukan penyelidikan atas maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum polres Pasangkau sejak beberapa bulan terakhir.

Polisi yang telah mengendus  keberadaan pelaku kemudian melakukan pengejaran dan berhasil meringkus Baharuddin 40 Tahun warga Kampung Beso, Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu di tempat persembunyiannya.

Usai ditangkap Baharuddin mengaku pernah melakukan pencurian uang terhadap seorang uztads senilai seratus juta rupiah. tak hanya itu, pelaku dan rekannya yang bernama Hamsah 33 Tahun juga pernah melakukan pencurian yang disertai kekerasan terhadap seorang sekdes senilai tiga puluh delapan juta rupiah.

Sementara Hamsah 33 Tahun warga Desa Pokkang, Kabupaten Mamuju ditangkap Tim Polda Sulbar di wilayah Kalukku dan terpaksa didor  karena saat akan ditangkap pelaku mencoba melawan petugas.

Tertangkapnya  kedua pelaku telah yang melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebanyak tiga belas Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Terungkapnya kasus pencurian dengan kekerasan ini atas kerja sama Tim Buser Polres Mamuju Utara dengan Tim Buser Polda Sulbar. Tim Buser Polres Mamuju Utara yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim berhasil membekuk Baharuddin 40 Tahun warga kampung beso setelah melakukan pengembangan. Terang Kapolres Pasangkayu, AKBP Made Ary Perdana.

Lebih lanjut Made menjelaskan, dari pengembangan tersebut, tersangka baharuddin mengaku melakukan pencurian dengan cara masuk kedalam rumah melalui jendela dan mengambil motor korbannya dari ruang tamu dengan menggunakan kunci asli yang melengket pada motor.

Masih Made, Selain itu baharuddin juga mengaku pernah melakukan tindak pidana pencurian uang senilai seratus juta rupiah.

” Tak hanya sampai disitu baharuddin dan hamsah juga mengakui pernah melakukan tindak pidana pencurian yang disertai kekerasan terhadap salah seoarang sekdes pada tahun 2017 silam dengan cara merampas uang senilai tiga puluh delapan jutah rupiah” Tandasnya.

Barang bukti hasil curian yang dilakukan kedua pelaku berupa sembilan unit motor hasil curian dan dua pelaku ditahan pihak kepolisian, sementara pelaku di jerat dengan Pasal 363 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (JBT/s)

Berita Terkait: