Tim Hukum ABM-Enny Tak Gentar Dengan Nama Besar Yusril


IMG-20170227-WA0017
Keterangan photo: Tim Hukum Alibaal Masdar/Enny Anggraeny Anwar,Muh.Hatta Kainang,SH(photo:repro)

Banniq.com.Sulbar

Menyikapi rencana Gugatan SDK-KK, Pasca penetapan Hasil Perolehan Suara pilgub , oleh KPU Sulbar, Minggu,26/2, sesuai informasi yang bergulir, SDK-KK akan menggandeng Pengacara ternama,Yusril Ihza Mahendra.

Namun bagi Tim Hukum ABM-Enny,sebagai Tergugat intervensi tak gentar dengan nama besar yusril selaku pengacara yang akan mendampingi Suhardi Duka/Kalma Katta.

” Kami tak pernah gentar dengan siapapun, termasuk  Yusril Ihza Mahendra sebagai Pengacara yang punya nama besar, sebab bagi kami proses pilkada kemarin berlangsung secara baik transfaran sesuai Norma Undang-Undang”, Terang Tim Hukum ABM-Enny, Hatta Kainang, SH ,senin,27/2.

Selain telah memenuhi asas transparansi dalam koridor Peraturan Perundang-undangan, Pilgub kata Hatta, yang telah diakhuri dengan  proses rekapitulasi tingkat provinsi  menjadi paripurna ketika KPU   sulbar mentepakan hasil tersebut, dan Bawaslu sulbar juga  tidak memberikan rekomendasi atas Hasil Rekapitulasi Perolehan suara Pilgub Sulbar.

Berpijak pada Dasar tersebut, kata Hatta, Tim hukum ABM-Enny  yakin mahkamah konstitusi sebagai pengawal konstitusi akan bertindak secara fair trail dalam memeriksa perkara terkait gugatan yang akan di ajukan nanti oleh Paslon Nomor 1.

” Keberatan keberatan oleh paslon satu adalah keberatan yang semestinya dari awal dipersoalkan bukan nanti pada Saat kalah kemudian mengungkit persoalan persoalan,  Ingat mahkamah konstitusi adalah mahkamah sakral sangat tertib dalam menilai fakta fakta persidangan,”Imbuh Hatta.

Masih dalam jeyakiban Hatta bahwa  berdasarkan fakta fakta hukum yang terjadi tidak melakukan pelanggaran seperti yang akan didalilkan dalam gugatan pemohon, yang jelas dari awal Tim Hukum ABM’Enny lebih siap atas segala kemungkinan yang terjadi, termasuk  isi keberatan keberatan dari paslon 1 kami sudah analisa dan  laporan laporan mereka ke kami di panwas maupun bawaslu” kami kaji dan analisa yang jelas kami berpijak pada fakta hukum dan Norma , kami mengingatkan kepads  pemohon untuk tidak memanipulasi dalil permohonan, mereka reka bukti baik surat maupun saksi karna hal ini jelas merupakan perbuatan pidana.

” Marilah kita berargumentasi hukum secara fair dan bijak,  kami yakin bahwa keputusan KPU sulbar akan tetap kokoh dan kuat sehingga paslon 3 akan ditetapkan sebagai paslon terpilih di pilgub sulbar kami percaya mahkamah konstitusi RI adalah penjaga konstitusi yang abadi,” Pungkasnya(smd)

Berita Terkait: