Tim Tindak Lanjut Mateng Target Selesaikan Rekomendasi BPK dalam Waktu 30 Hari

Inspektur Inspektorat Kabupaten Mateng,Drs.H.Adnas Djalil,(kiri depan) dalam sebuah acara(photo:repro)

BANNIQ.COM.Mateng. Prestasi yang ditorehkan Pemkab Mateng dalam pengelolaan keuangan patut diberi apresiasi, karena secara berturut-turut yakni  tahun Anggaran 2015, 2016 dan 2017  (3 kali) mendapatkan Penilaian Dari BPK dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) .

Untuk tahun anggaran 2017, jumat kemarin,13 Juli 2018,  Meskipun BPK Perwakilan Sulbar kembali memberikan penilaian WTP ke Pemkab Mateng namun ada beberapa rekomendasi yang harus diperbaiki dalam waktu 60 hari setelah LHP diterima, antara lain penyajian piutang PBB Pedesaan dan perkotaan yang belum memadai, belum mutakhirnya Kib A tanah dan beberapa yang lain.

Terkait pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi tersebut, Pemkab Mateng melalui Inspektorat Mateng menargetkan akan selesai dalam waktu 30 hari.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Mamuju Tengah, Drs.Adnas Djalil, Sabtu(14/7/2018) via WA menjelaskan, terkait pelaksanaan tindak lanjut atas temuan hasil pemeriksaan, yang menurut ketentuan UU.No.15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, bahwa selambat lambatnya  60 hari setelah penyerahan hasil pemeriksaan LKPD, sudah harus ditindak lanjuti oleh entitas auditi yang dalam hal ini Pemkab Mamuju Tengah”. Terkait pelaksanaan dan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK tersebut, Kami selaku lading sektor pelaksanaan tindak lanjut (Sekretariat Tim Tindak Lanjut) dimana ketuanya  adalah Wakil Bupati, berkeyakinan bahwa Seluruh Rekomendasi Hasil Audit tersebut, Insya Allah akan kami tuntaskan sesegera mungkin. Target kami, dalam 30 hari ke depan sudah dapat kami tuntaskan, 70-80%,” “Terang mantan Auditor Inspektorat Provinsi Sulbar ini.

Ditambahkan Adnas , bahwa  Sebagaimana yang telah dirilis Kantor BPK RI Perwakilan Sul-Bar, bahwa  sampai dengan Semester II TA. 2017, Kabupaten Mamuju Tengah masih menempati Urutan teratas penyelesaian tindak lanjut se Sulawesi Barat dengan prosesntase pencapaian kurang lebih 90 %.

Ketua DPRD Mateng,H.Arsal Aras saat menerima LHP Pengelolaan anggaran pemkab Mateng tahun 2017 dari Kepala Perwakilan BPK Sulbar, Eydu Oktain Panjaitan(photo:repro)

Satu hal yang patut menjadi catatan sebut Adnas, bahwa Kabupaten Mamuju Tengah merupakan kabupaten tercepat di Sulbar dalam pengembalian temuan kerugian negara/daerah dan atau kewajiban setor kepada negara/daerah.” Khusus temuan kerugian Negara/Daerah dan atau Kewajiban Setor kepada Negara/Daerah, Kabupaten Mamuju Tengah adalah satu-satunya Kabupaten di Sulbar Yang sudah tuntas 100 %.,” pungkas Inspektur yang matang pengalaman ini(smd)

Berita Terkait: