Tinggalkan Pola Lama Pengelolaan Kehumasan, Kabag Umum Setwan DPRD Sulbar, Diskusi Dengan Wartawan

20170114_071626

Banniq.com.Mamuju

Pasca dilantiknya sebagai Kabag Umum Setwan DPRD Sulbar, beberapa Waktu lalu, ,Hj.Imelda Pababari,SE, mengagendakan untuk bersilaturrahim dengan Wartawan Yang bertugas di Sulbar,khususnya  Mamuju.

Harapan Kabag Umum yang juga mengurusi tugas Kehumasan berdasarkan PP 18 Tahun 2015 Tentang Kelembagaan dimana bagian humas melebur ke bagian umum untuk Sekertariat DPRD,tertunaikan Jumat,13/1 di Ruang kerjanya, menerima  beberapa perwakilan wartawan Antara lain Pimred Mapos, Herman Muhtar, Wartawan BKM Biro Sulbar  Alaluddin’SE, Pimred Banniq.com,Abd.Samad,S.Pd.Pimred Transtipo,Sarman Sahuddin,SS dan Pomred Katinting.com.Kabag Umum didampingi staf keuangan Fandri,SE dan Staf Humas Rismawati,SE.

Silaturrahim yang berlangsung penuh keakraban tersebut,  mendiskusikan hal-hal terkait perbaikan pengelolaan kehumasan DPRD di Masa datang, antara lain perbaikan proses administrasi  pencairan kerjasama yang selama ini masih belum maksimal.” Satu hal yang masih perlu dibenahi untuk unit kehumasan ini yakni proses administrasi kerjasama, sebaiknya begitu teman-teman wartawan sudah terbitkan SPJ, staf humas buatkan administrasi pendukung, jadi ketika ada pencairan, wartwan tinggal dipanggil untuk tanda tangan, jangan seperti selama ini nanti ada info mau pencairan baru staf maraton buat administrasi pendukung,” Harap Abd.Samad, Pimred Banniq.com.

Kemudian terkait data pendukung kerjasama,Herman Muhtar yang akrab disapa Mas Toton, berharap kepada semua teman-teman wartwan untuk lebih disiplin dalam melengkapi data pendukung seperti administrasi Perusahaan dan data pendukung lainnya agar kerjasama tersebut lebih kuat dari aspek hukum.” Ini untuk kebaikan kita semua, baik kita wartawan maupun Sekertariat DPRD, Regulasi kerjasama tersebut kita harus diikuti antara lain kelengkapan Administrasi Perusahaan yang menerbitkan media tersebut,” paparnya.

Sementara itu,Pimred Transtipo,Sarman Sahuddin, mengusulkan agar sistim kontrak kerjasama dibuat sekali saja, jangan seperti selama ini dimana kontraknya dibuat beberapa kali.” Ini juga yang perlu dibenahi, kontrak yang selama ini kita acu  ribet,  karena dibuat beberapa kali sebaiknya sekali saja dalam setahun,” Kilah Sarman.

Menanggapi hal tersebut Hj.Imelda Pababari sangat responsif terhadap apa yang diinginkam dan diharapkan oleh wartawan demi terbangunnya pola kerjasama yang lebih baik di masa yang akan datang, dam semua yang diusulkan oleh wartwan tersebut akan disampaikan ke Sekwan selaku atasannya.” Kami sangat berterima kasih atas share pendapat ini, dan semua yang menjadi harapan dan usulan wartwan kami akan sampaikan ke Sekwan selaku atasan kami,” urainya.

Ditambahkan oleh Hj.Meme sapaan akrab Imelda Pababari, terkait untuk langganan kemungkinan akan dikondisikan bagi mereka yang sudah ada kerjasamanya akan dikurangi untuk langganan, guna memproporsikan teman-teman yang tidak ada kerjasamanya. ” Kami meminta saran,khusus untuk yang sudah ada kerjasamanya, untuk dikurangi jumlah langganannya,” imbuhnya.

Kemudian terkait proses pencairan kerjasama dan langganan kata Hj.Meme’ tidak lagi terkonsentrasi pada bebdahara umum tapi akan diladeni oleh bebdahara pembantu di mading-masing  bagian.” Untuk kelancaran pembayaran baik kerjasama maupun langganan tidak lagi diladeni oleh bendahara umum, tapi bendahara pembantu di masing-masing bagian,termasuk Bagian umum,” Pungkasnya (dam)

 

 

 

Berita Terkait: