Tokoh Agama, Polda, TNI dan Kanwil Kemenag Sulbar Deklarasi Bersama Tolak Paham Radikal dan Terorisme

BANNIQ.COM.Sulbar. Menyatukan kekuatan  untuk  melawan segala bentuk paham radikal dan terorisme, Selas (15-05-2018)  Kemenag Provinsi Sulbar bersama Tokoh Agama, Seluruh Instansi Provinsi Sulbar dan segenap tokoh pendidikan Sulawesi Barat mendeklarasikan sikap tegas untuk menolak segala bentuk paham radikal dan terorisme.

Melalui Doa Bersama Lintas Agama untuk keselamatan bangsa dan negara di Kantor Kementrian Agama Provinsi Sulbar, yang dihadiri oleh Kapolda Sulbar, Danrem 142 Tatag, Kabinda, Kakanwil Kemenag Prov. Sulbar, Pimpinan FKUB, Kesbangpol, Dir Intel Polda Sulbar, Para Lintas Agama, para tokoh pendidikan dan anggota sejumlah Aparat TNI dan Polri.

Mengumandangkan deklarasi yang berisi pernyataan sikap menolak radikalisme dan terorisme.

Berikut adalah poin-poin deklarasi yang dibacakan dan ditanda tangani oleh sejumlah pemuka Agama:

  1. Kami Menolak Setiap gerakan terorisme dan radikalisme dalam bentuk apapun di seluru penjuru Nusantara khususnya di Provinsi Sulawesi Barat, Karena Bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.
  2. Kami Menjunjung Tinggi Kemajemukan, Kerukunan, Persatuan dan Kesatuan Bangsa dan Negara serta Menolak segala bentuk kegiatan apapun yang berhubungan dengan gerakan terorisme dan radikalisme sebab bertentangan dengan nilai-nilai Agama dan Kemanusiaan di Indonesia.
  3. Kami siap meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya dan usaha pembentukan dan penyebaran faham radikalisme di Wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
  4. Kami berkomitmen menebarkan kasih sayang kepada setiap jamaah atau masyarakat dengan pendekatan humanistik, serta mengajak dan memberikan inspirasi kepada generasi Muda untuk menjadi agen perubahan bagi terwujudnya perdamaian dan melakukan perubahan positif dalam lingkungan masyarakat masing-masing di Sulawesi Barat.
  5. Kami Siap bekerja sama serta mendukung pemerintah, TNI dan POLRI dalam menanggulangi dan memberantas gerakan terorisme dan radikalisme di seluruh Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.

Setelah pembacaan deklarasi dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Tokoh Agama, Kapolda Sulbar, Kabinda Sulbar, Danrem 142 Tatag, dan Kakanwil Kemenag Sulbar.(rils/Smd)

Berita Terkait: