UKW di Sulbar Hasilnya Lebih Baik Dari Provinsi Lain

Banniq.Com.Sulbar. Pelaksanaan Ujian  Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dibuka, Rabu tanggal 27 Desember dan ditutup hari ini, Kamis  (28/12/2017), di hotel D Maleo Mamuju.

UKW  untuk  menguji Kemampuan Wartawan terkait Aspek Awarness( Kesadaran, pengetahuan dan Skill Jurnalistik  yang diikuti 26 Wartawan Jenjang Muda, Madya dan Utama yang diuji oleh Tim Penguji antara lain, Hendro Basuki, Sihono,HT, Amir Mahmud dan Sabiansyah Dardani, dari hasil ujian yang digelar selama dua hari itu,  tim penguji memutuskan 24 orang  dinyatakan kompeten dan 2 orang yang belum kompeten.

Menyemangati Peserta yang dinyatakan belum kompeten oleh Tim Penguji, Ketua PWI Sulbar Naskah M.Nabhan melalui  Sambutannya tetap mengsuffort  peserta yang dinyatakan belum kompeten dan diharap untuk tetap mengikuti UKW pada kesempatan yang lain .”  yang dinyatakan belum kompeten masih ada kesempatan  untuk ikut Ujian pada kesmpatan yang lain,” ujarnya.

Terselenggaranya kegiatan UKW PWI di Sulbar  sebut Nanang, Sapaan Akrab Naskah Nabhan sebagai satu Kebanggan untuk PWI Sulbar, karena dapat terselenggara dengan baik dengan hasil yang membanggakan.” Khusus untuk anggota PWI saya sudah sampaikan tolong di UKW,  Jadilah peserta yang membangggakan diri sendiri, dan membuat saya bangga, karena
Hari ini anda dinyatakan lulus di Ujian ini,” Imbuhnya.

Dengan predikat Wartawan kompeten yang disandang saat ini, Sebut Nanang  ke depan harus lebih profesional, dan kebiasaan  meminta amplop, menodong pejabat., sebaiknya tidak ada lagi ,  Saudara harus mempunyai integritas kuat  Wartawan harus profesional,” Sambungnya.

Dari pandangan  tim penguji, UKW Sulbar dinilai sebagai UKW yang membanggakan, karena hasilnya lebih baik dari Provinsi yang lain. Seperti Riau dan Bengkulu..” Ukurannya sederhana menulis struktur bagus, kata bagus. Kalimat bagus. Jarang yang ada salah dan langsung masuk ke meja saya clear and clean, jauh lebih baik dari Riau dan Bengkulu, Keren sampean,” Puji Hendro Basuki, Selaku ketua Tim Penguji.
Tersertifikasinya 24 orang  baik Muda,Madya dan Utama, Sesungguhnya kata Wartawan Senior Harian Merdeka itu, baru akan  memulai kehidupan wartawan sesungguhnya.” Sebelum  dinyatakan tersertifikasi, kalau ditanya Sampean itu wartawan kelas opo, pasti tidak bisa jawab, tapi sekarang dengan predikat kompeten yang sampean miliki  ada konsekuensi yang harus ditanggung. Paling tidak jadi panutan dibanding yang tidak berkompeten,” Timpalnya.
Dengan predikat kompeten itu pula, Lanjut hendro harus jadi spirit untuk lebih beretika dan bermartabat sebagai Wartawan profesional.” Anda harus malu  terhadap diri sendiri. Ketika dikatakan berkompeten sementara etika dan martabat masih dipertanyakan,  lebih baik tidak jadi wartawan.,” Sambungnya.

Dilanjutkan Hendro, Profesi Wartawan merupakan profesi yang membanggakan daripada profesi yang lain, karena Wartawan sebut Hendro adalah pengawal republik yang sesungguhnya, kendatipun tidak menjanjikan finansial yang memadai namun ia tetap jadi profesi yang membanggakan.” Kembalikan kebanggaan kita sebagai wartawan, meskipun  profesi ini tidak menjanjikan finansial yang madai, tetapi kita adalah pengawal republik sesungguhnya yang kualitasnya dinilai setiap hari  melalui berita.,” Pungkasnya.

Mengesankan pelaksanaan UKW Sulbar dengan hasil yang membanggakan,   Muhammad Solihin,  seorang peserta kelas Utama menilai UKW  merupakan   rekonstruksi atas kegiatan jurnalistik yang dilakukan setiap hari. Kemudian untuk suasana Psikologis Ujian UKW di Sulbar sebagai Ujian ketiga yang dikutinya, Kata Solihin lebih menegangkan  dari UKW sebelumnya.” UKW ini lebih menegangkan daripada UKW sebelumnya yang saya ikuti di Makassar beberapa tahun lalu, tapi Alhamdulillah kita  dapat melaluinya dengan baik,” Pungkas Bendahara PWI Sulbar ini.(*)

Berita Terkait: