Wabup Mateng Instruksikan ke OPD Agar mempercepat Proses Penyelesaian Proyek

Wakil Bupati Mateng, Drs.H.M Amin Djasa,MM(photo:smd)

BANNIQ.COM.Mateng. Upaya Pemkab Mateng untuk meminimalisir keterlambatan progres pengerjaan proyek di beberapa OPD dilakukan melalui  pengawasan dan ancaman pemberian sanksi bagi Rekanan dan OPD yang lamban dalam menyelesaikan proyek  baik fisik maupun non fisik.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Mateng, Drs.H.M.Amin Djasa,MM, di ruang kerjanya belum lama ini.Mantan Sekkab Mateng tersebut menjelaskan lanjut,  bahwa dirinya selaku Wakil Bupati telah menginstrusikan  agar mempercepat proses pengerjaan proyek yang ada di  beberapa OPD, mengingat waktu penyelesaian proyek sisa dua bulan ke depan.

“Terkait pelaksanaan proyek, sudah berjalan dengan baik dan kita intens melakukan pengawasan di lapangan, kita juga sampaikan untuk mempercepat progres pengerjaan proyek, bila terkendala di keuangan kitapun sampaikan agar prosesnya di percepat agar anggarannya dapat digunakan mengingat waktu penyelesaian proyek sisa dua bulan ke depan, dan terakhir 31 Desember tidak ada lagi proyek yang menyebrang,” Paparnya.

Progres tersebut sambung Amin, Harus dipercepat karena terkait penyerapan anggaran, dan  hal tersebut sangat berkaitan dengan predikat WTP yang telah diraih oleh Pemkab Mateng selama 3 kali berturut-turut, oleh nya kepada OPD diharapkan untuk mendukung melalui percepatan penyelesaian proyek yang ada di OPDnya.

” Hal ini kami lakukan karena terkait predikat WTP yang telah diraih oleh Pemkab Mateng selama 3 kali berturut-turut, kita tidak ingin adanya keterlambatan penyelesaian proyek berdampak pada penilaian BPK  yang selama 3 tahun berturut -turut kita raih dengan predikat WTP,” timpalnya

Jika hal tersebut tidak sanggup dilakukan oleh OPD, apalagi hal itu terkait dengan implementasi. Visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, kata Amin OPD bersangkutan akan ada penilaian tersendiri, dan jika perlu kepala OPDnya diganti.

” Jika ada OPD yang tak sanggup melakukan hal itu, Apalagi hal ini terkait dengan implementasi Visi dan Misi Kami, akan ada penilaian tersendiri bagi OPD bersangkutan, dan bila perlu Kepala OPDnya diganti,” Pungkasnya .(smd)

Berita Terkait: