Wujudkan Pengembangan Peternakan Unggulan di Sulbar, Gubernur ABM Kunjungi Balitnak Bogor

Gubernur Sulbar,Drs.H.A.Alibaal Masdar,M.Si saat berada di Balitnak Ciawi Bogor(photo:repro)

#ADVERTORIAL#

BANNIQ.COM.Bogor.   Harapan  Gubernur Sulawesi Barat Drs H,A, Ali Baal Masdar,  agar Sulbar segera memiliki kawasan pengembangan ternak unggulan,  nampaknya akan segera terwujud, hal itu dapat dilihat dari kunjungan Gubernur Sulbar beserta Rombongan ke Balai Penelitian  Ternak(Balitnak), di Ciawi Kabupaten Bogor,Jum’at(27/7/2018)

Gubernur yang didampingi Dirut Bank Sulselbar A.Muhammad Rahmat, Kadis Pertanian Sulbar Ir H Tanawali M,AP, Kepala Biro Tata Pemerintahan Drs Abd Wahab Hasan Sulur, Kepala Bidang Peternakan Distan Polman Kaharuddin S,Pt, Kepala cabang Utama Bank Sulselbar Mamuju Syarifuddin Haruna dan Humas Bank Sulselbar Rahmat Nur Kadir berkunjung ke Balitnak tersebut, untuk mengetahui  bagaimana peran Inovasi Teknologi peternakan dapat  dikembangkan di Sulawesi Barat.

Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali,M.AP saat mendampingi Gubernur Sulbar dan rombongan berkunjung ke Balitnak Ciawi Bogor(photo:repro)

“Ini salah satu yang menjadi konsentrasinya pak Gubernur Sulbar,   Drs H,A, Ali Baal Masdar M.Si   dan rombongannya berkunjung ke Balitnak ini,“ kata Kepala Balitnak Ciawi, Dr Soeharsono S.Pt, Jum’at.
Karena itu, sambung Dia, tantangan Balitnak diharapkan bisa membantu mendesain sekaligus membawa logistik berupa bibit unggul ternak baru yang didukung dengan inovasi pengembangannya untuk bisa dikembangkan di Sulawesi Barat.

“Kenapa demikian, sebab pak Gubernur merasa kalau di Sulawesi Barat sangat berpotensi untuk pengembangan ternak, khususnya sapi potong, kambing, domba dan ternak unggas. Apalagi, potensi pasarnya juga mudah untuk dikirim ke pulau Jawa dan Kalimantan. Makanya, posisi strategis di Sulawesi Barat ini menjadi tantangan tersendiri dalam mengembangkan inovasi teknologi peternakan, “ujarnya.

Di tempat  yang sama, Gubernur Sulawesi Barat, menegaskan bahwa kunjungan kerjanya bersama Direktur Utama Bank Sulselbar tersebut ke Balai Penelitian Ternak tersebut bertujuan untuk melakukan study banding terkait soal bantuan dana CSR yang akan digunakan untuk pengembangan sentra peternakan di Provinsi Sulbar.

“ Untuk merintis semua itu kita datang kesini dan menjalin kerjasama dengan Balitnak, agar kedepannya kita tidak salah arah dalam memilih ternak atau unggas yang akan dipelihara didaerah Sulawesi Barat, “Ujarnya.

Gubernur Sulbar,Ali Baal Masdar dan Rombongan saat Berada di Balitnak Ciawi Bogor(photo:repro)

Lebih jauh ABM menguraikan, program yang ingin dikembangkan di Sulbar, salah satunya memang di bidang peternakan. Karena itu, pihaknya terus mengupayakan beberapa hal guna meningkatkan dan mengembangkan kawasan peternakan unggulan di Sulawesi Barat.

Terlebih, wilayah Sulbar sendiri merupakan daerah bertopografi agraris. Bahkan kehidupan masyarakatnya juga terbiasa memilih untuk memelihara ternak, mulai dari ternak ayam petelur, ayam potong, kambing ataupun sapi.

“Mungkin tinggal mengembangkan sumber daya manusianya saja melalui pelatihan dan yang terpenting kami juga disana sudah memiliki lahan tumbuhan untuk pakan ternak yang cukup luas. Jadi, sesungguhnya kita sudah siap dan tidak ada masalah untuk mengembangkan bidang peternakan di Sulbar, “timpalnya.

Sebagai kesinambungan dari kegiatan kunjungan ke Balitnak Bogor, Sebelumnya Gubernur beberapa bulan lalu sudah melakukan pertemuan dengan Kemeterian Pertanian di Jakarta, untuk membahas beberapa program pengembangan ternak sapi yang
sekarang dalam proses penanaman pakan ternak dan pembuatan kandang.
“Kami berharap, mudah-mudahan semua yang dicita – citakan bisa terlaksana dan berjalan lancar, termasuk semua stakeholder bisa memahami tentang  rencana kita  ke depan. Mengingat, Insya Allah melalui pengembangan ternak di Sulbar, masyarakat miskin yang masih ada 11 persen bisa diatasi, “Timpal Gubernur yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan bidang pertanian ini.

Sementara itu, Selaku lembaga teknis yang akan menfasilitasi program pengembangan peternakan di Sulbar, Dinas Pertanian Sulbar dalam waktu dekat akan melakukan Memorandum Of Understanding (MOU).” Dalam waktu dekat Kita akan  melakukan MoU,  dan salah satu yang akan dikerjasamakan adalah pembuatan softwer Digital analisis potensi wilayah. Hal ini telah diamanatkan dalam konstitusi Negara yaitu UU Nomor  25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang tersirat memberikan makna bahwa peningkatan daya saing daerah dilakukan melalui suatu proses perencanaan yang matang,” Pungkas Kadistan Sulbar,Ir.H.Tanawali,M.AP.(smd)

Berita Terkait: