Dinas Kominfo Sulbar Gelar Rapat Evaluasi SPBE

Kadis Kominfo, Persandian dan Statistik Sulbar Drs.H.Muzakkir Kulasse saat membuka rapat evaluasi SPBE(photo:dok)

#Advertorial#

BANNIQ.COM.Sulbar.Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Sulawesi Barat menggelar Rapat Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 17 Oktober 2018.

Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat, Muzakkir Kullase pada kesempatan tersebut mengharapkan kegiatan tersebut akan menghasilkan indeks penyelenggaran SPBE di pemprov Sulbar dan rumusan hasil evaluasi dan rekomendasi saran perbaikan oleh Kemenpan RI yang nantinya disampaikan ke Pemprov Sulbar dan tiga kabupaten yang ikut pada kegiatan tersebut. Tiga kabupaten yang dimaksud yaitu Pemkab Mamuju, Mamasa, dan Pasangkayu.

“Pemprov Sulbar dan tiga kabupaten yang ikut evaluator hari ini telah menyelenggarakan SPBE dengan tingkat kematangan kapabilitas dan proses kemampuan fungsi teknis yang berbeda-beda.Saya sampaikan juga bahwa Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju, Mamasa dan Pasangkayu masih jauh dari tingkat level 5 atau level tertinggi SPBE , kemungkinan yang paling tinggi berada pada level tingkat 3 bahkan level 2 dan 1. Khusus untuk pemprov, yang menyebabkan ketertinggalan adalah karena dalam penyelenggaraan SPBE berada pada struktur OPD di tingkat bidang baru sejak mulai 2 tahun terakhir ini struktur kelembagaan turut mempengaruhi lambatnya perkembangan SPBE,” Beber Muzakkir.

Ia juga menyampaikan, setelah menjadi bidang 2 tahun lalu, penyelenggaraan SPBE terhadap regulasi yang masih sangat minim kini mulai dilakukan intervensi tahun ini ada master plan mulai diperbaiki. Selain itu, juga masih memikirkan kecukupan anggaran yang insya Allah akan disesuaikan dengan kegiatan.

Terkait infrastruktur, Pemprov Sulbar memiliki jaringan yang akhir tahun ini akan berkoneksi ke semua OPD Sulbar. Pasangan tiang sudah berjalan dengan baik, kita menggunakan wireless juga pada opd2 yang berada di belakang.

“Kami berencana akan membuat koneksi jaringan ke pusat kota Mamuju seperti anjungan dan beberapa warkop yang memang maju, kami sudah berkordinasi. Jadi tidak ada lagi kegiatan dari OPD-OPD yang tidak terdeteksi, termasuk semua pekerjaan setiap hari, yang sedang dilaksanakan dan yang telah selesai. Servernya sudah ada di tujuh OPD, yang mana jumlah ini cukup mengoptimalkan SPBE di daerah-daerah, kami juga harap memiliki data center yang berstandar dan terpusat serta mampu memenuhi kebutuhan pemprov sehingga 10 tahun kedepan pusat penyajian data ditempat di gedung utama kantor gubernur Sulbar. Dengan demikian, diharapkan Gubernur bisa melihat apa yang dikerjakan setiap OPD,” Pungkasnya. (dil/s)

Berita Terkait: