Gubernur dan Beberapa Pimpinan OPD Lingkup Pemprov Sulbar Hadiri Pembukaan Raker APPSI

Gubernur Sulbar, Drs.H.Alibaal Masdar diantara Peserta Raker APPSI Di Jakarta(photo:repro)

BANNIQ.COM.Jakarta. Untuk menyusun dan merumuskan program kerja di Tahun 2019, Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia(APPSI) menggelar Rapat Kerja( Raker) yang diikuti oleh Gubernur dan beberapa Pimpinan OPD Seluruh Indonesia, ketua APPSI Soekarwo dan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, Rabu(5/12/2018) di hotel Borobudur Jakarta.

Pemprov Sulbar yang dipimpin Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (ABM) dan beberapa pimpinan OPD Lingkup Pemprov Sulbar antara lain, Asisten II Bidang Pembangunan Ir.H.Hamzah,MMA, Kaban Penghubung Pemprov di Jakarta, Andi Ahmad Revy, Kadistan, Ir.HmTanawali,MMA, Kadis Koperindag dan UKM, Amir Maricar dan Karo Tapem H.Abd.Wahab HS, juga turut  menghadiri acara Gala Dinner Pembukaan Rapat Kerja Gubernur Anggota APPSI Tahun 2018 tersebut.

Dari kiri ke kanan: Kadis Koperindag dan UKM sulbar, Amir Maricar, Kadistan Ir.H.Tanawali, MMA, Asisten II Pemprov Sulbar, Ir.H.Hamzah, MMA, Kaban Penghubung Pemprov Sulbar di Jakarta, A.Ahmad Revy (photo:repro)

Melalui  sambutannya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan dorongan agar  Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) untuk meningkatkan kerja sama perdagangan antar daerah.

“Kita punya potensi untuk membangun kerja sama perdagangan yang lebih baik, Tidak hanya antar pemerintah provinsi. Tapi juga Badan Usaha, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah masing-masing,” ucapnya.

Harapan Anis ke APPSI, diapresiasi Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar(ABM). Menurutnya, harapan tersebut sangat mungkin terwujud lantaran besarnya potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan.

“Kita harap kolaborasi yang disampaikan Gubernur DKI bisa terealisasi,” ujarnya.

Masih kata ABM, Pemprov DKI saat ini sedang menjajaki kerjasama dengan Pemprov Sulawesi Barat dalam hal pembelian beras dan hasil-hasil bumi lainnya.

Raker APPSI yang mengusung agenda evaluasi pelaksanaan progam kerja sama perdagangan produk unggulan antar daerah ini, digelar mulai 5 hingga 7 Desember.(rvy|S)

Berita Terkait: