Walhi Sulbar Khawatirkan Taman Nasional Gandang Dewata Akan Bernasib Sama Dengan TN Lorelindu Di Sulteng

IMG-20170405-WA0051

Banniq.com.Mamasa

Taman Nasional  Ganda Dewata di wilayah Kabupaten Mamasa berbatasan dengan wilayah Seko di kabupaten Luwu utara, telah disosialisasikan peluncurannya, beberapa hari lalu di Mamasa yang dihadiri PJ Gubernur Sulbar, Irjen Pol Carlo B Tewu.

Kepada laman ini, Jumat,6/4 Kadishut Sulbar Ir Fakhruddin, menyatakan bahwa TN GD  lahir dari Usulan Pemkab Mamasa dan Mamuju pada saat mengusulkan Revisi RTRW tahun 2009-2012. Ada peningkatan status dari fungsi HL menjadi KPA/KSA, karena  potensi keanekaragaman hayati yang tinggi. ” Jadi Dengan ditetapkan sebagai Taman Nasional , Kini Gandang Dewata sudah masuk situs konservasi milik dunia,” beber Fakhruddin.
Denfan penetapan tersebut Kini sedang disusun FS pengelolaan kawasan pada 3 KPHL di Mamasa, 1 KPHL di Bonehau KaLumpang  dan  1 KPHK/TN GD untuk menjalin kerja sama dgn Negara2 Eropa dlm pengelolaan KPHL dan TN tersebut, ” Pengelolaan tersebut tentu bersama-sama  masyarakat yang ada di sekitar KPHL dan  Taman Nasional  tersebut. Bukan dengan masyarakat yg tinggal jauh di luar KPHL,” tandas fakhruddun
Menanggapi penetapan Taman Nasional Gandang Dewata,Walhi Sulbar yang belakangan getol menyoal penetapan TN GD tersebut. M.ikhsan Willy, Ketua Walhi Sukbar dengan lantang mengatakan bahwa jangan sembarang mengklaim dan menyatakan TN GD masuk situs dunia.”  Apa bukti kalau TNGD telah masuk situs Dunia, boleh saja kalau dunua Maya atau Dunia Aluen,”Ujarnya geram.

Masih kata pria yang telah mendedikasikan hidupnya sebagai pendamping dan pemberdaya Masyarakat ini, bahwa keberadaan TN GD dikhawatirkan akan sama dengan TN Lorelindu di Sulteng yang dikelola oleh Koorporasi.” Kami khawtir TN GD akan sama nasibnya dengan TN Lorelindu di Sulteng, yang pengelolaannya oleh Koorporasi,” Imbuhnya.

Kemudian untuk pengelolaan TN GD tersebut masih menurut Iccank,sapaan akrabnya  kenapa harus dikejasmakan dengan  Negara-negara  Eropa apa tidak percaya kepada  NKRI bahwa juga bisa membangun dan menjaga Hutan Gandang Dewata  jangan anggap remeh orang Mamasa buktinya  hinggaa sekarang hutan GD lestari justru orang-orang  sekarang lah ini yang  mau .melepaskan pemguasaan GD ke pihak-pihak  yang akan “MENG-Eksploitasi Gunung Gandang Dewata .” Sepertinya kita meragukan NKRI, kenapa garus dikerjasamakan dengan negara luar, untuk pengelolaan hutan, buktinya hutan Gandang Dewata sampai sekarang terpelihara dan kestari,oleh masyarakat Mamasa sendiri,” Pungkasnya(mr/smd)

Berita Terkait:

One thought on “Walhi Sulbar Khawatirkan Taman Nasional Gandang Dewata Akan Bernasib Sama Dengan TN Lorelindu Di Sulteng

Comments are closed.